Pengertian, Jenis, dan Contoh Paragraf

Pengertian, Jenis, dan Contoh Paragraf

Pengertian, Jenis, dan Contoh Paragraf

Pengertian Paragraf

Paragraf ialah sekumpulan kalimat yang padu (koheren) dan mempunyai kesatuan gagasan.

Nama Lain Paragraf
Nama beda paragraf ialah alinea

Unsur Paragraf
Paragraf terdiri dari usulan utama dan usulan penjelas. Gagasan utama berada dalam kalimat utama. Adapun usulan penjelas berada dalam kalimat-kalimat penjelas.

Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Gagasannya.

1. Deduktif (deduktif-depan / dd)

Yakni paragraf yang usulan utamanya berada di mula paragraf. Contoh Paragraf Deduktif
Indonesia adalahnegara yang mempunyai kekayaan alam melimpah. Indonesia ialah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Selain tersebut Indonesia pun penghasil sekian banyak  macam mineral : besi, tembaga, baja, dll. Dalam bidang pertanian Indonesia-singapura pun penghasil minyak kelapa sawit nomor dua dunia.

2. Induktif

Paragraf induktif ialah paragraf yang usulan utamanya sedang di akhir paragraf.

Contoh paragraf induktif:


Indonesia penghasil minyak kelapa sawit nomor dua di dunia. Penghasil kopi nomor enam. Di bidang mineral Indonesia penghasil timah, baja, tembaga, dll. Indonesia ialah negara yang kaya bakal sumber daya alam.

3. Paragraf Campuran / Variatif

Merupakan paragraf yang letak usulan utamanya berada di mula dan akhir. Gagasan penjelas sedang di tengah.

4. Paragraf deskriptif / naratif

Adalah paragraf yang seluruh paragraf nya merupakan usulan utama. Contohnya ialah teks berbentuk cerita.

Contoh paragraf deskriptif/ naratif:

Andi bangun tidak banyak terlambat pagi ini. Pukul 05.00. ia buru-buru memungut air wudhu. Lantas bergegas membayar shalat subuh sendirian. Ka menyesal terlewatkan shubuh berjamaah di masjid. Ini sebab ia begadang semalam. Tugas bahasa Indonesia lumayan banyak.

Jenis Paragraf Berdasarkan Pola Pengembangannya

Paragraf pun dapat dipisahkan menurut pola pengembangannya, yakni:

1. Paragraf Sebab – akibat

Paragraf ini menguraikan suatu karena yang lantas menghasilkan akibat atau akibat.

Contoh paragraf karena akibat:


Hujan deras menyiram Kota Banjar tadi malam. Akibatnya di sejumlah tempat terjadi banjir. Jembatan Katapang juga rusak. Jalur Jabar Jateng terputus sementara.

2. Paragraf dampak sebab

Paragraf ini menguraikan hal-hal yang mengakibatkan sesuatu terjadi.

Contoh paragraf dampak sebab:\


Volumenya kendaraan individu di Jakarta terus meningkat. Perilaku berkendara yang baik terbilang kurang. Banyak penduduk yang melanggar ketentuan lalu lintas. Di sejumlah kawasan pun ada genangan air. Hal itulah yang semakin menciptakan lalu lintas Jakarta makin ramai dan padat.

3. Paragraf Penjabaran / perincian

Paragraf yang memuat sesuatu yang mengulas atau merincikan.

Contoh:


Cara menciptakan mie instan terbilang mudah. Pertama …. kedua…. ketiga…


4. Paragraf Generalisasi

Paragraf jenis ini berjuang mengambil simpulan umum (general).

Contoh.


Pemerintah DKI Jakarta sudah membina banjir kanal barat dan timur. Di samping itu saluran juga ditambah. Pemerintah pun sudah menciptakan peraturan tegas tidak mengizinkan pembuangan sampah di sungai. Banyak urusan yang sudah dilaksanakan pemerintah DKI Jakarta untuk menanggulangi banjir.
Kalimat terakhir adalahbagian generalisasi.

5. Paragraf Analogi

Paragraf ini berisi komparasi antara sebuah hal dengan urusan lain.

Contoh.


Manusia sejatinya bak kertas putih. Tergantung tinta yang bakal mewarnainya. Apakah ia hitam, merah, kuning, dll.
Share This :